Laman

Pelayanan Anak dan Pemuda

Selamat Datang, Syalom semoga tulisan ini Memberi inspirasi Bagi Pembaca.

Selasa, 23 Juni 2015

Kritik Nats/Teks Titus 2; 4



NAMA : JUMIATI TALAN
MATA KULIAH : HERMENEUTIK PERJANJIAN BARU
NIM : 01.2012.0102
KELAS : E
DOSEN : EZRA TARI, M.Th
PRODI ; PAK

Kritik Nats/Teks Titus 2; 4

1.      Teks asli dalam terjemahan
Bahasa Indonesia
Dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya.
Bahasa Inggris
That they admonish the young women to love their husbands, to love their children,
Bahasa Dawan Timor
An onle nane mnoina bi fe munif sih hen nek hi mone nok hi anah ok-oke
An onlenane him mnoina bi mse sin hen loim hi mone nok hi anah




[1] Lembaga Alkitab Indonesia.1974. Alkitab PB. Jakarta : LAI
2 Lembaga Alkitab Indonesia.1974. Alkitab PB. New Testament : Jakarta :LAI
2.      Menerjemahkan sesuai pemikiran penafsir

Menurut penafsir, teks Titus 2:4 dalam bahasa indonesia menulis supaya hendaknya mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya. Sedangkan dalam bahasa inggris menulis Titus  2:4 “That they admonish the young women to love their husbands, to love their children” dan dalam bahasa dawan timor “An onle nane mnoina bi fe munif sih hen nek hi mone nok hi anah ok-oke “disini penafsir menafsir bahwa penterjemahan dalam bahasa indonesia menekankan untuk “mendidik”, dalam terjemahan Bahasa Indonesia ini lebih menekankan kalimat untuk mendidik setiap perempuan untuk mengasihi suami dan anak-anaknya sedangkan dalam bahasa inggris menekankan kalimat “menegur atau memperingatkan” jadi dalam New Testament menulis kata menegur atau memperingatkan setiap perempuan untuk mengasihi suami dan anak-anaknya dan dalam bahasa Dawan Timor ditekankan “belajar atau mengajar” yaitu belajar atau mengajar para perempuan-perempuan  untuk mengasihi suami dan anak-anaknya. Sehingga teks yang terjemahannya lebih mendekati teks/nats asli yaitu terjemahan dari Alkitab bahasa dawan atau Sul Knino atoin meto. Karna dalam terjemahan asli Alkitab Bahasa Indonesia dalam Titus 2:4 mengatakan bahwa dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya dan di dalam terjemahan dalam Bahasa Inggris mengatakan menegur atau menasihatkan sehingga tidak begitu mirip atau mendekati dengan teks/nats asli sehingga yang lebih mendekati teks asli yaitu terjemahan bahasa dawan karna dalam terjemahan bahasa dawan mengatakan bahwa “mengajar” para perempuan untuk mengasihi suami dan anak-anaknya.










Refleksi Pribadi
Menurut penafsir, maksud dari Titus 2 : 4 yaitu tugas atau tanggung jawab dari orang tua atau orang yang lebih tua dari kita untuk menasihatkan, membimbing, menegur dan mengajar sehingga yang anak-anak mengasihi orang tua, yang istri mengasihi suami dan anak-anaknya dan yang suami mengasihi istri dan anak-anaknya.



















3 Sul Knino PB atoin meto
4 ensiklopedi

Minggu, 19 April 2015

Pemikiran Ludwig Wittgenstein tentang Postmodern

Bahasa menggambarkan dunia dan berhubungan dengan pemikiran, pengetahuan, dan bahasa itu sendiri. Bahasa bukan hanya menjelaskan fakta objektif melainkan apa yang abstrak seperti dalam doa, permintaan atau ucapan seremonial. Analisis utama adalah permainan bahasa. Setiap penggunaan bahasa terjadi dalam sistem terpisah memiliki peraturan masing-masing. Setiap permainan memiliki peraturannya sendiri, demikian peraturan operatif dan signifikansi istilah dalam konteks berbeda dalam mengungkapkan maksud penggunaan bahasa. Setiap penggunaan bahasa yang berlaku dalam permainan bahasa yang terpisah. Permainan bahasa yang bermacammenuntut penggunaan bahasa yang berbeda-beda dituntut sesuai dengan kebenaran yang universal. Tidak ada proposisi yang dibatasi oleh satu pengertian tunggal yang bergantung pada konteksnya. Konteks bukan hanya mencakup suasana yang berbeda yang melekat pada konteks. Wittgenatein menolak arti pribadi bahasa mengenai kenyataan yang menjurus pada tunggal bahasa, sebab pada hakekatnya bahasa merupakan suatu gejala sosial, distruktur yang merupakan interaksi sosial. 

Rabu, 25 Maret 2015

Tafsir perjanjian baru



Nama              : Noninta S. Haning
Nim                 : 01-2012-0162
Smtr/kls           : V/E

Tafsir alkitab adalah untuk membuat terang dan amanat Alkitab kepada pembaca, tafsiran yaitu umum bagi Alkitab dan kesusasteraan, teristimewa kesusteraan kuno yang lain dalam penyataan Allah dan dalam hidup umad-Nya. Tafsir Alkitab, karena Alkitab memuat Firman Allah kepada manusia dan jawaban manusia kepada Allah, dan karena Alkitab memuat segala tulisan yang bermanfaat untuk keselamatan, kepercayaan dan hidup.

Bahasa-bahasa yang dipakai PB
Bahasa utama yang dipakai PB  bahasa yunani koine. Dalam perkembangan bahasa yunani dipengaruhi oleh bahasa Yunani Attik, semacam dialek dari atena  dan sekitarnya, pada dasarnya bahasa yunani dapat dibagi dalam bahasa Yunani bercorak sastra dan bercorak bahasa daerah. Jika sebuah kitab memakai bahasa yunani yang bercorak sastra penafsir alkitab perlu memperhatikan latar belakangnya ke susastra yang lebih tua atau yang sezamanya, jika kitab memakai bahasa yunani yang bercorak bahasa daerah, perlu mencari keterangan dari papirus yang mencatat kehidupan sehari-hari.
Bahan Dan Bentuk Buku Zaman Pb
            menafsir alkitab biasanya memperhatikan bahan utama, yaitu papirus dan kulit binatang seperti: kambing domba, kijang. Perkamen yang berkualitas tinggi, nyaitu vellum, dibuat dari kulit anak sapi.

Mengenal salinan-salinan kuno PB
            Salinan kuno Pb jauh lebih bannyak dari pada salinan kuno PL, edi-si moderen PB Bahasa yu-nani mencantumkan data mengenai perbedaan salinan di bagian cetakan kaki (aparatus).
Salinan dan terjemahan kuno PB yang penting.
a.      Salinan unsial yang penting
b.      Salinan Minuskul yang penting
c.       Terjemahan kuno
Pembagian salinan pb zaman kuno
            Masing-masing tipe salinan berkembang sehingga tidak dapat dibedakan dengan jelas walaupun secara keseluruhan masi memiliki ciri yang sama. Salinan tipe koine atau Byzantine, dan salinan tipe pra-Koine atau pra-Biza
Salinan tipe pra-Koine atau pra-Byzantin
a.      Salinan tipe Barat
b.      Salinan tipe kaisaria
c.       Salinan tipe Alexandria
Penyebab terjadinya perbedaan pada salinan kuno Pb
a.      Perubahan yang tidak sengaja.
b.      Perubahan yang sengaja.
Metode analisis salinan kuno pb
            Jika penafsir menemukan kata yang berbeda dalam salinan yang tidak sama, selidiki jenis huruf, jenis bahan, golongan, tipe, kualitas serta kuantitas masing-masing salinan.
ANALISIS ISI ALKITAB ATAU INTRODUKSI
Pembacaan yang efektif, baca alkitab dengan penuh konsentrasi. Seorang penafsir jangan baca alkitab tanpa sasaran yang jelas, setelah membaca Alkitab beberapa kali, seharusnya sudah m,enemukan jalan pikiran Alkitab, buat garis besar atau diagram yang menunjukkan jalan pikmiran atau ide yang terdapat dalam Alkitab, serta menguasai seluruh isi Alkitab.
Persiapan, bannyak penafsir Alkitab akan menuangkan hasil pennyelidikannya kedalam khotbah, jadi penafsir perlu memastikan unit yang dijadikan dasar khotbah yang merupakan unit yang utuh. Karena dalam sebuah kalimat utuh baru seorang penafsir menemukan makna, kata dan tata bahasaa.
Penulis kitab, Tanggal dan Tempat penulis kitab, Pembaca kitab
Analisis kesusasteraan mencakup lingkupan yang lebih luas, yang mennyelidiki sejarah, penulis, sumber ragam sastra, konteks kitab. Setiap kitab yang ada dalam Alkitab merupakan karya yang unik dan ditulis oleh penulis yang ditulis oleh Roh Kudus. Kitab ini ditulis dengan tujuan yang jelas yaqng dapat dimengerti oleh pembaca pertama. Kitab ini ditulis dengan berbagai teknik sastra dan retorik yang sangat komunikatif untuk pembaca pertamanya. Pada umumnya penafsir dapat mengenal tujuan sebuah kitab yang ingin ditafsir. Tujuan sebagian kitab lebih mudah ditemukan, begitu juga dengan posisi, fungsi atau peranan bagian kitab yang ingin ditafsir. Tetapi tidak semua tujuan Alkitab ditemukan, atau disepakati diantara penafsir. Salah satunya adalah kitab yakobus, bertujuan untuk menyampaikan berita untuk mendamaikan yang kaya dan yang miskin.