Laman

Pelayanan Anak dan Pemuda

Selamat Datang, Syalom semoga tulisan ini Memberi inspirasi Bagi Pembaca.

Kamis, 11 Desember 2014

Misi dan penginjilan




Injil berasal dari istilah Yunani adalah euanggelion dalam bahasa latin evangelium berarti kabar gembira.  Dengan dasar teologis dalam lukas 4:18-19. Yoh 1:1-18. Menurut david J Bosch dalam Widiartanto.
-          “misi lebih luas dari penginjilan. Penginjilan adalah misi, tetapi misi tidak hanya penginjilan. Misi adalah tugas total dari Allah yang mngutus gereja demi keselamatan dunia. Gereja diututs kedalam dunia untuk mengasihi, melayani, mengajar, menyembuhkan dan membebaskan.
-          Penginjlan tidak sama dengan misi karena injil bagian integral dan tidak dapat diisolasi menjadi aktivitas terpisah.
-          Penginjilan sebagai seluruh aktivitas gereja dan tidak terpisah dari gereja itu sendiri, Penginjilan adalah respons dan keterlibatan dalam kesaksian tentang apa yang dikerjakan Allah.
-          Tujuan dari penginjilan adalah pertobatan atau transformasi dari seluruh karya dan gaya hidup manusia seumur hidup. Penginjilan merupakan undangan undangan dengan penuh kesukaan dari Allah.
-          Orang yang melakukan penginjilan adalah saksi bukan hakim.penginjilan merupakan tugas yang paling suci, penting dan unik.
-          Penginjilan hanya bisa dilakukan jiak komunitas gereja menunjukkan  iman kristen dan cara hidup yang menarik. (Kis 2:42-47).
-          Penginjilan menawarkan keselamatan kepada manusia sebagai suatu karunia masa kini kepada hidup kekal.
-          Penginjilan bukan proselitisme kepada manusia mengarah kepada kompetensi intern dan antar gereja.
-          Penginjilan bukan alat perluasan gereja.
-          Perbedaan antara penginjilan dan penambahan anggota tidak berati keduanya berkaitan.
-          Dalam penginjilan hanya manusia yang memberi respons dan ditujukan kepada manusia. Penginjilan yang baik adalah kontekstual.
-          Penginjilan tidak dapat dipisahkan dari khotbah dan praktek keadilan yang menyangkut kerajaan Allah.
-          Penginjilan bukan mempercepat kedatangan Kristus.
-          Penginjilan bukan penyataan verbal melainkan penyataan diri Kristus.

Kesimpulan
Penginjilan yang relevan dan kontekstual adalah penginjilan yang tidak berhenti, pada pertobatan pribadi tetapi dilanjutkan dengan panggilan untuk mengembangkan relasi sosial dalam tanggung jawab karena masyarakat.

Selasa, 02 Desember 2014

Misi dalam Perjanjian Baru




 Misi Perjanjian Baru yaitu tugas-tugas pengutusan yang dimaksud oleh umat Allah untuk menggenapkan keseluruhan rencana Allah yang kekal guna membawa damai bagi ciptaan-Nya dan mengerti tempat-Nya dalam kitab suci
1.      Misi dalam Kitab Injil
Dalam Perjanjian Lama kabar keselamatan disampaikan melalui bangsa Israel(Umat Pilihan Allah) dan di berikan kepada bangsa-bangsa lain yang ingin mendengar kabar keselamatan untuk dapat mengenal Allah dan menyembah Dia akan kebesaran-Nya.
1.1.  Yesus dan Misi
Yesus datang dengan misi-Nya yaitu keselamatan yang kekal, Ia datang bukan hanya untuk bangsa pilihan-Nya tetapi untuk semua bangsa yang dikasihi-Nya. bahwa Allah menjadikan semua bangsa dari satu orang, menentukan musim-musim dan batas-batas untuk mereka dengan tujuan agar mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.
1.2.  Tuhan Memperhatikan Israel Secara Khusus
A. Allah telah memberi Anak-Nya datang kedunia untuk memberikan keselamatan bagi semua bangsa untuk orang Majus dari Timur mencari dan membritakan sang Raja yang akan datang dan membawa keselamatan yang kekal.
B. Pengakuan Natanae akan Tuhan Yesus bahwa Yesus adalah Raja Orang Yahudi yang datang hanya untuk menyelamatkan orang Yahudi.
C. Maksudnya Raja Orang Yahudi bahwa mereka menyambut Dia datang sebagai Raja Israel untuk memberkati yang datang kepada-Nya dengan nama Tuhan.
D. Maksudnya Orang-orang romawi tidak mempercayai akan adanya Raja Orang Yahudi.
E. Maksudnya para imam tidak mengakui bahwa Yesus adalah Raja Orang Yahudi tetapi menurut mereka Abrahamlah Raja bagi Orang Yahudi.
2. Karena, dari israel kabar keselamatan akan disampaikan kepada semua suku bangsa.
3. A. Bangsa Israel disebut  sebagai bangsa yang berhasil, bahagia dan penuh dengan damai sejahtera.
B. Maksudnya hanya bangsa Israel yang datang melalui Dia ia akan selamat.
C.  Maksudnya setiap orang yang mengikuti Dia ia akan memperoleh hidup yang kekal.
4. Karena bangsa yang lain belum mengenal akan kebenaran firman Allah.
5. Yesus ingin mengiginkan murid-muridNya membritakan kebenaran firman dan tidak terjatuh dalam dosa.
1.3.  Tuhan Memperhatikan Semua Bangsa
Bahwa Allah menjadikan semua bangsa dari satu orang, menentukan musim-musim dan batas-batas untuk mereka dengan tujuan agar mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.
2.    Misi dan Amanat Agung
Kerinduan Allah akan berkomunikasi dengan manusia seperti sedia kalanya bersama Adam sebelum jatuh kedalam dosa. Maka dari itu melalui Roh Kudus Allah berkomunikasi dengan murid-muridNya melalui pembritaan firman dan Alkitab sebagai Amanat Agung.
2.1. Misi dan Amanat Agung Menurut Matius.
Amanat Agung menurut matius menggunakan dua kata yaitu membaptis artinya Yesusu menyuruh mereka pergilah ke suluruh dunia jadilah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Yang ke dua mengajar artinya ajarlah setiap orang melakukan segala sesuatu yang telah Yesus ajarkan kepada murid-Nya, dan ketahuilah Yesus senantiasa menyertai kita semua.  


NAMA : NOLDY ISTO BASAN
NIM/KELAS : 20120161/H
PRODI : PAK
 
SEKOLAH TINGGI AGAMA KRISTEN NEGERI
KUPANG
2014