Laman

Pelayanan Anak dan Pemuda

Selamat Datang, Syalom semoga tulisan ini Memberi inspirasi Bagi Pembaca.

Jumat, 11 Juli 2014

Kemuliaan Khotbah Abad ke-20


            Abad ke 20 diawali dengan suasana optimis. Negara barat menantikan kestabilan, kemajuan ilmu pengetahuan, dan kekayaan; gereja dan pengkhotbah di hormati. Optimisme itu hancur oleh perang dunia I dan resesi ekonomi. Keyakinan pada keistimewaan dan kuasa pelayanan mimbar tetap bertahan. Karl Barth mengolah realisme baru tentang kemanusiaan dan iman baru kepada Allah yakin bahwa khotbah lebih penting daripada sebelumnya. Sebelum Perang dunia II, Hitler berkuasa namun pengkhotbah seperti Dietrich Bonhoeffer dan Martin Niemoller berani dalam berkhotbah dan melengkapi khotbahnya. Dalam penganiayaan Boenheffer menekankan pentingnya berkhotbah, demikian juga dengan Walter Luthi dari Swiss dalam pengakuan Helvetic bahwa pemberitaan firman Allah adalah firman Allah dan menetapkan dirinya untuk bekerja dari satu kitab ke kitab dari Alkitab dan mencari apa arti sabda suci untuk zaman Luthi berada. Luthi menuliskan bahwa khotbah merupakan suatu dari beberapa kemampuan di mana tidak ada seorang pun yang benar-benar menguasainya.
            Pada saat seorang berpikir bahwa ia memiliki kemampuan ini, khotbahnya menjadi seni dan kasih karunia mundur dengan sedih. Perang dunia II mempercepat sekularisasi namun tidak demikian dnegan khotbah. James S. Steward dari Skotlandia, menulis “saya memilih judul buku ini untuk menekankan satu fakta penting yaitu khotbah ada bukan untuk menyebarkan pandangan, pendapat atau prinsip tetapi untuk memproklamirkan perbuatan-perbuatan besar Allah. Konsep perjanjian baru tentang tugas pengkhotbah, akan selalu membuat khotbah mendapat posisi utama dan penting dalam inti ibadah Kristen. Di kemudian hari muridnya menulis Ia adalah seorang pekhotbah yang sangat alkitabiah. Stewart memiliki cara menjelaskan yang membuat sebuah perikop dalam Alkitab terdengar sangat sederhana. Saya tidak merasa bahwa ia adalah seorang penafsir Alkitab yang pintar atau memiliki keamampuan yang luar biasa. Begitu ia menyelesaikan sebuah teks maka selalu begitu jelas.. ia adalah orang yang baik dan apa yang dikatakannya harus saya terima sebagai firman Allah.
            Pada pertengahan abar ke -20 gelombang khotbah menyurut namun tetap terdengar seruan pembaruan. Ketetapan tentang pelayanan dan kehidupan pendeta” oleh second vatican council meminta : Tugas utama pendeta adalah memproklamirkan injil Allah kepada semua orang (mereka harus) berseru supaya semua orang menjadi percaya dan kudus.. khotbah hendaknya tidak menyampaikan firman Allah secara umum dan abstrak saja tetapi menerapkan kebenaran injil sesuai kehidupan nyata. Welsh mengatakan dalam preacing an preachers (khotbah dan pengkhotbah), menyatakan bahwa bagi saya pekerjaan berkhotbah adalah panggilan yang tertinggi, terbesar dan termulia yang dapat diterima semua orang... kebutuhan yang paling genting dalam gereja Kristen masa kini adalah khotbah yang benar ... tidak ada yang dapat menyamainya. Ini adalah pekerjaan terbesar di dunia paling menggetarkan, paling menggairahkan, memberi kepuasan paling besar dan paling indah. Khotbah memegang peranan yang sangat penting dalam tradisi Kristen.[1]



[1] Jhon Stott dan Greg Scharf, Tantangan dalam berkhotbah (Jakarta: YKBK, 2013), 164-167

Senin, 07 Juli 2014

Kekuatan Pikiran



Joyce Meyer

Apapun yang disimpan dalam pikiran cenderung terjadi dalam hidup. Ketika terus-menerus percaya seperti selalu anda percayai. Anda akan terus menerus bertindak seperti yang selalu lakukan. Anda kan terus-menerus mendapatkan apa yang selalu anda dapatkan. Jika anda ingin mendapatkan hasil yang berbeda dalam hidup atau pekerjaan anda, yang harus anda lakukan  adalah mengubah cara pikir anda. Apa yang anda yakini sebagai pikiran atau sikap hati yang paling penting anda harus ubah dalam hidup anda. Jagalah sikap hati yang benar ketika perjalanan menjadi berat. Bagaimana caranya anda mulai membuat penyesuaian terhadap sikap hati pada saat ini membantu menjaga sikap hati yang baik pada saat anda menghadapi sebuah tantangan? Mungkin bisa berkata saya sadar bahwa hidup tidaklah sempurna tetapi dengan bantuan Tuhan saya akan tetap stabil bahkan ditengah badai kehidupan.
Sadari bahwa masa-masa yang sukar tidak akan berlangsung lama. Lihat ke masa lalu anda dan ingat beberapa percobaan yang telah dihadapi. Bagaimana Tuhan telaah memakai hal-hal yang buruk untuk membawa kebaikan dalam hidup. Jangan membuat keputusan penting di tengah badai. Apa yang anda anggap menjadi tantangan mental dan emosional terbesar ketika terjadi badai dalam hidup anda? Apakah ketakutan, kegelisahan, ketidaksabaran, reaksi berlebihan atau hal lain? Tetaplah berhubungan dengan menara pengawas. Berusaha untuk menjaga segala sesuatu dalam perspektif. Apakah mahir dalam menjaga segala sesuatu dalam perspektif atau apakah dalam hal ini membutuhkan perbaikan.
Dengan cara apakah pikiran bekerja melawan anda? Pikiran akan membantu kesehatan anda. Manfaat hidup atau berpikir positif: berkurangnya stres yang negatif, lebih kebal terhadap sakit flu, lebih sejahtera dan sehat, berkurangnya resiko kena stroke, pernafasan lebih baik, lebih mampu mengatasi masalah berat dalam kehidupan. Dalam keadaan khusus seperti apakah anda perlu percaya bahwa Tuhan lebih besar dari kesulitan anda? Bisakah anda mengingat situasi sikap hati ketika anda yang negatif mengundang tanggapan negatif? Bagaimana anda seharusnya bisa menjadi lebih positif saat itu? Apakah anda pernah membesar-besarkan kesulitan kecil akhir-akhir ini? Apakah ada sesuatu didalam hidup anda yang besar melebihi porsinya?
Situasi apakah yang paling negatif di dalam hidupmu? Sekarang hal yang terbiasa yang menantang melewati batas diri anda. Harapkanlah yang terbaik. Pikirkan tantangan yang nada hadapi bagaimana mengharapkan yang terbaik? Apa saja dua hal nada bisa harapkan yang terbaik? Apa saja dua hal yang bisa muncul dalam tantangan? Kekuatiran, keraguan, dan rasa tidak aman adalah beberapa cara musuh yang paling efektif untuk menjatuhkan. Apa saja cara terbesar yang dilakukan musuh untuk menjatuhkan? Program kekuatan pikiran terdiri atas dua belas langkah, saya dapat melakukan segala yang saya perlu lakukan di dalam kehidupan melalui Kristus.
Tuhan mengasihi saya tanpa syarat, saya tidak akan hidup dalam ketakutan. Saya sulit tersinggung, mengasihi sesama dan menolong mereka, mempercayai Tuhan sepenuhnya dan tidak perlu kuatir. Saya berkecukupan dan stabil secara emosi, Tuhan memenuhi semua kebutuhan saya secara berkelimpahan. Saya mengejar damai dengan Tuhan, diri sendiri, dan orang lain, hidup dalam kekinian dan menikmati setiap momen. Saya disiplin dan menguasai diri, mengutamakan Tuhan didalam hidup saya. Salah satu pribahasa kesukaan Joyce Meyer adalah kemana pikiran itu pergi, manusia mengikuti. Saya dengan sepenuh hati percaya bahwa pemikiran kita memimpin kita membuat jalur kehidupan kita dan mengarahkan kita pada tujuan tertentu yang akhirnya menetukan arah hidup kita. Pemikiran kita membuat sikap hati dan cara pandang tertentu. Pikiran kita mempengaruhi hubungan kita, menetukan produktivitas secara pribadi dalam dunia profesional.



Kamis, 03 Juli 2014

John Stott



Pada 1959, Jhon Stott yang kala itu masih muda diangkat menjadi pemimpin Gereja All Souls, Langham Place, di jantung kota London. Di tempat itu, sebagai pengajar, ia melakukan eksposisi Alkitab secara teratur, Kebiasaan ini menjadi sangat berpengaruh sehingga setelah beberapa waktu pelayanannya menyebar ke setiap sudut dunia. Ia dikenal sebagai penasihat dan teman yang tidak mengenal lelah di gereja-gereja di Afrika, Asia dan Amerika Latin yakni gereja yang sedang bertumbuh pesat, meskipun menghadapi tekanan yang sangat luar biasa. Paman John sangat dikasihi oleh para pemimpin gereja dan anggota gereja di berbagai benua tersebut. Berbagai jenis program dikembangkan John Stott untuk menolong keluarga gereja sedunia bernaung di bawah langham partnership international. Organisasi ini berusaha menolong gereja bertumbuh menjadi dewasa melalui program yang memperlengkapi generasi baru para pengkhotbah dan pengajar alkitab. Motivasi organisasi ini adalah mewujudkan visi John Stott yakni melihat setiap mimbar diseluruh dunia dipakai para pengkhotbah yang berkomitmen untuk melakukan eksposisi Alkitab dengan setia dan relevan. Khotbah dan tulisan Stott ditandai dengan tiga hal setia pada Alkitab sebagai firman Allah, relevan dengan dunia masa kini di mana kita tinggal dan dinyatakan dengan jelas.
Kecenderungan sekarang Khotbah sedang mengalami demokratisasi. Hampir setiap orang dapat berkhotbah baik yang sudah maupun yang belum ditahbiskan. Pengkhotbah awam dapat dipakai oleh Tuhan untuk membangun gereja-Nya dan bahkan berharap seperti Musa supaya seluruh umat Tuhan menjadi nabi (Bil 11:29).
Alasan untuk eksegesis pada dasarnya, sebagai suatu cara berkarya untuk menerobos kitab dalam alkitab. Sebagai suatu usaha untuk memecahkan kesulitan yang amat dikenal sebagai sebuah crux (hal yang terpenting), atau bagian yang bermasalah. Sebagai persiapan untuk khotbah minggu atau pelajaran atau perhatiaan yang berhubungan dengan masalah penggembalaan. Perjanjian baru ada empat tipe sastra: bagian yang paling banyak adalah surat-surat, terdiri dari argumentasi atau nasihat. Disini seorang ekseget harus memperhatikan lebih dari yang lainnya. Kitab injil terdiri atas perikop unit mandiri dari cerita atau pengajaran yang berbeda jenisnya dengan ciri formal yang berbeda dan ditetapkan seluruh cerita yang atau pengajaran yang berbeda jenisnya dengan ciri formal yang berbeda dan ditetapkan dalam konteks para penginjil. Kisah para rasul pada dasarnya berupa suatu rangkaian yang berkaitan dengan cerita singkat membentuk seluruh cerita yang diselingi oleh pidato. Wahyu pada dasarnya adalah suatu rangkaian dari penglihatan yang dibentuk secara hati-hati dijalin bersama untuk membentuk suatu cerita apokaliptik(penyingkapan). Jadi khotbah yang baik akan dimulai dari salah satu cara yakni eksegeses.